• 07 Feb, 2026

Ruang Senang, Tempat Ngobrol Apa Saja dan Direkam Apa Adanya

Ruang Senang, Tempat Ngobrol Apa Saja dan Direkam Apa Adanya

Mediamassa.id - Ruang Senang itu bukan lahir dari rencana besar atau konsep yang ribet. Ia tumbuh dari kebiasaan sederhana: nongkrong di kos-kosan, ngobrol apa saja, lalu ketawa bareng. Dari obrolan-obrolan itulah muncul ide, “kenapa nggak direkam aja, biar ada jejak digitalnya?”

Adon cerita, awalnya mereka bahkan sempat bingung mau bahas apa. “Di kos-kosan mah tadina ngobrol dulu, nentuin kira-kira apa saja yang harus dibahas. Contohnya UMKM, profesi, dan lain-lain,” katanya.

1000931123.jpg

Kadang rencana itu jalan, kadang juga melenceng ke mana-mana. Pernah bahas hal serius, pernah juga ngomongin horor. Tapi justru dari situ terasa hidup. Tidak dipaksakan.

Buat Adon, Ruang Senang memang dimaksudkan sebagai ruang bebas. “Di sini mah ngobrol apa saja, bebas,” ujarnya santai.

Tidak ada batas topik, tidak ada skrip baku. Yang penting ngobrolnya ngalir, jujur, dan apa adanya.
Seiring waktu, obrolan-obrolan itu mulai menemukan bentuk. Salah satu yang paling lekat adalah Ngoprek (Ngobrolkeun Persib nepi ka dengdek)—ruang ngobrol soal sepak bola, khususnya Persib Bandung. 

Di sini, obrolan tidak dibungkus analisis sok pintar, tapi diskusi khas bobotoh: emosional, cerewet, kadang ribut, tapi penuh rasa cinta. Pokoknya ngomongin Persib sampai capek, sampai puas.

Selain Ngoprek, ada juga segmen NASA (Nagog Santai). Di segmen ini, Ruang Senang benar-benar turun ke kehidupan sehari-hari.

“Nasa ini mah kita bisa ngobrol sama tukang cuanki, tukang beca, sopir angkot, ojek, siapa saja,” kata Adon.

Bukan wawancara formal, tapi obrolan ringan yang apa adanya—tentang hidup, kerja, dan cerita kecil yang sering luput dari perhatian.
Saat ini, Ruang Senang dikelola sendiri oleh Adon.

“Justru sekarang Ruang Senang dikelola sama Adon sendiri,” ujarnya tanpa embel-embel.
Tidak ada tim besar, tidak ada manajemen rumit. Semua berjalan dengan semangat mandiri, seperti awal mula ia dilahirkan.

Soal nama, Ruang Senang punya cerita yang sangat personal. Nama itu dibuat bersama almarhum Nandi Juliawan, yang akrab disapa Dado.

“Nama Ruang Senang ini kita bikin sama almarhum Dado. Soalnya pas dulu di kosan, kita selalu senang,” kenang Adon. Dari rasa senang yang sederhana itu, lahirlah channel YouTube Ruang Senang.

Dado sendiri dikenal publik sebagai pemeran Encuy di serial Preman Pensiun, sementara Adon adalah Donna Wisnu Wardhana, pemeran Otang. Namun di Ruang Senang, identitas sebagai aktor tidak pernah ditonjolkan. Yang utama tetap obrolan, kebersamaan, dan cerita.

Pada akhirnya, Ruang Senang hanyalah tempat ngobrol yang direkam. Tidak lebih, tidak kurang.
“Intina mah urang ngobrol, terus direkam supaya ada jejak digitalna,” kata Adon.

Dan mungkin justru karena kesederhanaan itulah Ruang Senang terasa dekat. Ia bukan ruang yang sok pintar, bukan pula panggung pencitraan. Ia hanya ruang kecil di dunia digital, tempat cerita-cerita biasa diberi tempat—dengan cara yang jujur, santai, dan manusiawi. (*)

John Smith

So they began solemnly dancing round and round goes the clock in a louder tone. 'ARE you to set.