• 04 Jun, 2026

Ateng Sujana: Benahi TPA Pasir Bajing!

Ateng Sujana: Benahi TPA Pasir Bajing!

Mediamassa.id – Menjelang peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, kembali menjadi sorotan. 

Aktivis 98 Garut, Ateng Sujana, mendesak pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera melakukan pembenahan menyeluruh guna menjawab berbagai keluhan masyarakat yang selama ini terdampak aktivitas TPA.

Menurut Ateng, warga yang tinggal di sekitar TPA Pasir Bajing masih menghadapi berbagai persoalan lingkungan, mulai dari bau menyengat, penurunan kualitas lingkungan, hingga kekhawatiran terhadap dampak kesehatan jangka panjang.

“Momentum Hari Lingkungan Hidup tidak boleh hanya menjadi seremoni tahunan. Ini harus menjadi titik evaluasi sekaligus komitmen nyata untuk memperbaiki tata kelola lingkungan dan pengelolaan sampah yang lebih berpihak kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu, (3/6/2026).

Ateng meminta Pemerintah Kabupaten Garut melakukan evaluasi komprehensif terhadap operasional TPA Pasir Bajing serta memastikan seluruh proses pengelolaan sampah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan agar standar pengelolaan lingkungan dapat diterapkan secara optimal.

Selain pembenahan teknis, Ateng menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih kepada masyarakat terdampak melalui peningkatan layanan kesehatan, perbaikan infrastruktur lingkungan, kompensasi sosial yang proporsional, serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis pengelolaan sampah.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi mengenai kondisi lingkungan di sekitar TPA juga menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat memperoleh kepastian dan tidak terus dibayangi kekhawatiran.

“Warga berhak mengetahui kondisi lingkungannya dan langkah-langkah yang sedang dilakukan pemerintah. Transparansi adalah bagian penting dari tata kelola lingkungan yang baik,” katanya.

Sebagai bagian dari semangat reformasi yang terus diperjuangkannya, Ateng memastikan akan terus mengawal aspirasi masyarakat melalui jalur demokratis dan konstitusional. Ia berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mampu melahirkan kebijakan yang lebih konkret dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Garut.

Seiring mendekatnya Hari Lingkungan Hidup Sedunia, isu pengelolaan TPA Pasir Bajing diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik, terutama dalam konteks upaya mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)