Media Massa

Artikel Media dan Komunikasi Massa

Post Page Advertisement [Top]

Apa itu Media Massa?

Secara istilah media adalah alat yang digunakan untuk tujuan tertentu. Dalam konteks media massa, maka alat yang dimaksud adalah alat-alat komunikasi  baik itu berbasis elekronik maupun non-elektronik. Sedangkan Massa adalah sekumpulan orang (khalayak) yang anonim. Maka dengan demikian, pengertian sederhana media massa adalah alat yang digunakan oleh seseorang atau organisasi untuk menyebarkan pesan kepada khalayak ramai.

Alat-alat komunikasi massa non-elektronik, yaitu; Manusia (Pidato/ceramah), koran, buku, majalah, buletin, dan papan pengumuman. Sedangkan yang berbasis elektronik yaitu : Radio, Televisi, film, dan internet. Tidak menutup kemungkinan alat komunikasi di masa depan jusrul bertambah dengan bentuk yang lebih modern, mungkin dalam bentuk layar transparan yang melayang di udara dan masuk ke rumah/kantor Anda.

Ada dua tujuan kenapa pesan itu disebarkan kepada khalayak. Pertama untuk memberikan informasi penting dan menambah atau mengganti pengetahuan khayalak. Kedua, untuk memenuhi kebutuhan fantasi, pesan tersebut bisa berbentuk tulisan, gambar, suara, atau video yang menarik demi memberikan kepuasan dan kesenangan kepada banyak orang.

Namun, acap kali kedua tujuan itu dibarengi dengan pembingkaian dan penyusupan pesan secara tersirat dengan tujuan mengontrol pikiran dan perilaku khalayak.  Kegiatan itu disebut dengan agenda setting dan propaganda media.

Sejarah Media Massa

Awal mula munculnya media massa adalah keinginan manusia untuk mendapatkan informasi dan keinginan seseorang/penguasa untuk menyebarkan pesan. Keinginan itu akhirnya dapat terwujud dengan adanya papan pengumuman “Acta Diurna” pada zaman romawi kuno  (100 tahun SM) atau bila dihitung mundur sekitar 2200 tahun yang lalu. Dalam hal ini “Acta diurna” menjadi media massa non-periodik yang berbentuk benda mati. 

Ketika itu raja yang berkuasa Julious Caesar ingin menyebarkan hasil sidang dan peristiwa penting lainnya di papan pengumuman, kebiasaan ini sudah muncul sejak berdirinya kerajaan romawi sebelum Julios Caesar Berkuasa. Kata “Diurna” dalam bahasa latin berarti “harian” kemudian diserap dalam bahasa prancis “Do Jour”, lalu dalam bahasa inggris menjadi “Journal” dan sekarang kita menyebutnya jurnal dan orang yang mencari informasi tersebut disebut jurnalis.

Alat-alat komunikasi semakin modern dari masa kemasa dari manual menuju alat yang lebih modern. Agar lebih ringkas lagi, Kita bisa melompat ke alat komunikasi modern berbasis elekronik, yaitu awal munculnya radio.

Seiring berjalannya waktu, tercatat berbagai ilmuan yang menjadi penemu alat-alat media, beberapa nama yang tercatat dalam sejarah adalah James C. Maxwell (penemu gelombang elektromagnetik 1864), Heinrich Rudolf Hertz (penemu pendeksi gelombang 1887), Guglielmo Marconi (Penemu sistem telekomunikasi wireline1901).

Kita harus membedakan antara kapan alat radio diciptakan dan kapan alat itu dijadikan sebagai media massa. Lima tahun setelah penemuan Maxwell, tepatnya pada tahun 1906 muncul ilmuan bernama Reginald Aubrey Fessenden, ia menemukan alat yang bernama alternator (Penghasil sinyal gelombang radio secara stabil). Menurut hemat penulis tahun 1906 adalah peristiwa radio menjelma menjadi media massa periodik berbentuk elektronik.
Reginald berhasil mengirim suaranya, musiknya, serta lagu-lagu dalam bentuk gelombang elektromagnetik ke kapal-kapal dan dapat didengarkan para awak kapal melalui loudspeaker. Atas keberhasilnya, kini beliau dikenal sebagai Bapak Penyiaran Radio.

Perkembangan Media Massa

Sampai saat ini media massa semakin populer dan mengalami banyak kemajuan.  Lambat laun radio menjadi media massa dalam menyebarkan pesan. Tahun 1920 Frank Conrad dari arasi rumahnya berhasil memakai radio untuk menyalurkan hobinya. Ia menyebarkan lagu, berita, dan informasi apapun yang ia miliki. 

Karena memiliki privilage untuk mengirim pesan ke khalayak, ia pun memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pendengarnya. (Mungkin istilah ngerjain atau ngprank berasal dari namanya.) Garasi tempat Frank melakukan siaran radio kini menjadi Stasiun Radio bernama KDKA, stasiun radio Amerika pertama dan paling tua di dunia.

Dua tahun berselang yakni tahun 1922 berdirilah pemancar radio di negara pemuja sepak bola, Inggris yang bernama BBC (British Broadcasting Corporation). BBC mendapakan dana dari hak siarnya kepada para pendengar. Kemudian berdiri lagi NBC (Nasional Broadcasting Company) yang tidak lagi meminta dana dari hak siar dari pendengar karena NBC menerapkan Konsep berjaring.

Sebelum radio muncul, sudah ada media massa cetak berupa Koran di berbagai negara maju, lalu muncullah Televisi yang menawarkan visual yang lebih menarik dibandingkan suara radio. Kemudian muncul juga Internet sebagai puncak perkembangan dari media massa. Inernet bahkan bukan hanya visual namun memungkinkan massa untuk berinteraksi dan mencari berita/informasi secara bebas.


No comments:

Popular Posts

Bottom Ad [Post Page]